Peternakan Kambing Kacang Lokal Modern di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Wisata Kebun Kurban yang berlokasi di Pucak Maros adalah salah satu proyek dengan konsep perkebunan dan peternakan pertama dan terbesar di Indonesia Timur. Kambing yang diternakkan di peternakan kambing modern Pucak Maros ini adalah kambing lokal dengan varietas kambing kacang.

Peternakan dibuat dengan konsep modern dan dikelola oleh para ahli peternakan. Dr. Muhammad Ihsan Andi Dagong dari Universitas Hasanuddin sebagai penanggung jawab  peternakan kambing kacang lokal ini.

Peternakan Kambing Modern Pucak Maros - Jenis Kambing Kacang Lokal di Wisata Kebun Kurban

Luas lahan peternakan modern di Pucak Maros + 80 ha dengan kapasitas 12.000 ekor. Peternakan dikelola dengan system smart integrated farm. Sistem ini dikelola secara terpadu dan berorientasi pada ekologis, mengintegrasikan beberapa sektor seperti pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan. Hasil sistem ini adalah peningkatan nilai ekonomi, tingkat efisiensi dan produktifitas tinggi.

Saat acara grand launcing wisata kebun kurban, di Hotel Harper Makassar tanggal 4 Februari 20108 lalu, dijelaskan oleh Nia Kartika Putri selaku Direktur Marketing Wisata Kebun Kurban, konsep peternakan yang ada di Pucak Maros akan mengikuti peternakan modern yang ada di luar negeri seperti Jepang.

Peternakan Kambing Modern Pucak Maros

Peternakan kambing modern Pucak Maros memilih kambing kacang lokal yang akan diternakkan. Di pulau Jawa, kambing ini dinamakan kambing Jawa. Kambing kacang/kambing Jawa ini  adalah ras unggul kambing yang dikembangkan pertama kali di Indonesia. Badan kambing kecil, tinggi badan untuk kambing betina hingga 56 sentimeter, sedangkan tinggi kambing jantan 60 sentimeter hingga 65 sentimeter.

Pemilihan kambing kacang di Peternakan Pucak Maros adalah kambing ini dapat berproduksi di tahun pertama (sekali melahirkan 1-2 anak). Kambing kacang lokal ini juga dapat hidup di dataran rendah dan tinggi dengan suhu rata-rata 27-30oC. Dengan pakan rumput odot, indigofera (60-80% lahan ternak) dan persentase kematian 5% per tahun.

Produksi Kambing Kacang Lokal Wisataku Pucak Maros

Rata-rata produksi kambing kacang lokal di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini 2 kali per 1,5 tahun. Dengan produksi anak kambing 3 ekor dalam 1,5 tahun. Misal ada 100 ekor yang akan diternakkan, maka akan ada 600 anak kambing dalam 1.5 tahun pertama. Dengan harga Rp. 1.000.000,- / ekor dengan umur kambing kacang lokal ini 7-12 bulan, maka hasil Rp. 600.000.000.- dapat diperoleh dalam tahun ketiga  (tahun pertama dan kedua fokus pada pembangunan infrastruktur, penyediaan pakan dan lain-lain).

Produksi kambing kacang lokal Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini akan terus meningkat seiring bertambahnya populasi kambing dalam area peternakan (in farm).

Kawasan Peternakan Modern plus Kawasan Agrowisata Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Peternakan kambing modern Pucak Maros ini juga terintegrasi dengan perkebunan (kavling kebun durian dan kavling kebun kurma). Total lahan + 200 ha  dengan rincian perkebunan seluas +113 Ha dan peternakan +80 ha. Dengan lahan seluas ini, kawasan di Pucak Maros diharapkan menjadi kawasan agrowisata perkebunan dan peternakan juga untuk penelitian.

Peternakan Wisata Kebun Kurban Pucak Maros diharapkan menjadi tempat penelitian. Ini diperuntukkan bagi mahasiswa khususnya mahasiswa peternakan dam kedokteran hewan. Juga bagi para ahli yang ingin melakukan penelitian untuk karya ilmiah dan kebutuhan ilmiah lainnya. Obyek penelitian bisa lebih fokus pada kambing kacang lokal.

Konsep Investasi Peternakan Kambing Kacang Lokal Wisataku Pucak Maros

Investor dapat berinvestasi di peternakan kambing kacang lokal modern Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini. Kambing kacang lokal ini dapat dimiliki oleh investor. Caranya dengan berinvestasi sebagai pemilik lahan kavling kebun kurma atau kavling kebun durian, maka secara atomatis akan memiliki 1 ekor kambing di Wisata Kebun Kurban. Jadi selain dapat memiliki sertifikat hak milik kavling kebun kurma atau durian, juga dapat mendapatkan bagi hasil dari peternakan kambing ini.

Hasil peternakan ini akan dikapitalisasi bersama dengan pemilik lahan lainnya (pemilik kambing). Jumlah +9.000 ekor kambing yang ada dipeternakan (kapasitas peternakan 12.000 ekor) dapat membuat investor mendapatkan pengembalian modal lebih cepat (return on investment), bahkan dapat memperoleh passive income.

Survey Lokasi Peternakan Modern Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Investor dapat melakukan survey lokasi peternakan modern kambing kacang lokal Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini pada Gathering Akbar 30 September 2018. Di acara gathering Akbar juga akan dilakukan penanaman perdana durian dan kurma. Bagi investor yang berminat, silahkan isi form gathering disini (www.arrayyan.co.id/form-wisataku) dan dapatkan hadiah dari kami (Arrayyan Agency). Sampai ketemu di Pucak Maros saat acara Gathering Akbar.

2 thoughts on “Peternakan Kambing Kacang Lokal Modern di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *