Kawasan Investasi Kebun dan Ternak Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Investasi kebun dan ternak Pucak Maros (Wisata Kebun Kurban) adalah proyek pertama dan terbesar di Indonesia bagian Timur dengan konsep investasi dalam satu kawasan. Investasi di kawasan WisataKu ini dikenal dengan “konsep 4 in 1” yaitu 4 investasi dalam satu kawasan.

Investasi di kawasan Wisata Kebun Kurban yaitu properti, peternakan, perkebunan dan agrowisata. Proyek ini fokus pada pengolahan aset yang ada dalam kawasan, untuk mendatangkan passive income bagi para investor.

Investasi Kebun Dan Ternak Pucak Maros

Investasi Properti di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Investasi properti di Wisataku Pucak Maros berupa tanah kavling. Sertifikat hak milik  atas nama investor, dengan ukuran per kavling adalah 105 meter persegi (7 x 15 meter).

Nilai tambahan kavling adalah berupa pohon kurma atau durian (2 pohon dalam satu kavling). Nilai investasi propertinya adalah lahan kavling produktif karena akan ditanami tanaman produktif kurma atau durian.

Sistem bagi hasil setelah kurma atau durian tadi berbuah (jika investor menyerahkan pengelolaan buah tanaman kurma atau durian ke perusahaan). Ditambah dengan akan mendapatkan bonus 1 ekor kambing, yang pengelolaannya juga oleh perusahaan. Kambing ini akan diternakkan dengan konsep peternakan modern, dengan luas peternakan mencapai + 80 hektar.

Bagi hasil berasal dari penjualan kurma atau durian dan kambing. Ini dapat berupa penjualan langsung (buah kurma atau durian dan kambing) dan atau produk turunannya. Investasi kebun dan ternak Pucak Maros ini akan memberikan penghasilan pasif bagi investor.

Investasi Kebun dan Ternak Pucak Maros

Investasi kebun dan ternak Pucak Maros ini terdiri dari investasi tanah kavling kebun kurma dan durian, juga peternakan kambing modern.

Perkebunan di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros dengan luas + 105 meter persegi akan ditanami pohon kurma dan durian. Dipilihnya tanaman kurma dan durian di lokasi ini tentunya karena keunggulan kurma dan durian dibanding dengan tanaman lainnya.

Pemilihan tanaman kurma dan durian di WisataKu Pucak Maros

Salah satu keunggulan yang menjadi pertimbangan adalah produktifitas tanaman kurma dan durian yang sangat tinggi. Misalnya untuk kurma yang akan ditanam di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini yaitu kurma kultur jaringan barhee.

Kurma kuljar barhee ini dapat menghasilkan 50-300kg dalam 1 pohon. Dalam 1 hektar lahan akan ditanam 100 pohon kurma. Diasumsikan rata-rata panen 50 kg saja (produksi terendah), maka akan menghasilkan 5.000 kg (5 ton) kurma dalam 1 hektar lahan. Jadi cukup hanya dengan menanamnya sekali, akan dapat panen dari tahun ke 3-4 (khusus kurma kuljar barhee) hingga sampai 50 tahun.

Ini tentunya memberikan hasil kelayakan usaha yang sangat menarik. Bagi investor, ini adalah pilihan investasi di bidang perkebunan dengan ROI (return on investment) dimulai tahun ke-3 sampai dengan tahun ke-4 sejak produksi berjalan.

Kavling kebun kurma dan durian di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Kawasan perkebunan akan dibagi menjadi kavling-kavling, dengan perencanaan 9000 kavling. Setiap kavling perkebunan di WisataKu Pucak Maros berukuran 7 meter x 15 meter. Didalam satu kavling, akan ada dua pohon (kurma atau durian).

Pertimbangan 2 (dua) pohon kurma atau 2 pohon durian dalam satu kavling agar produksi buah kurma dan buah durian maksimal. Investor dapat memiliki kavling, selain mendapatkan sertifikat hak milik, juga akan mendapatkan bonus 1 ekor kambing, dan juga tiket bebas masuk di kawasan agrowisata Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini (syarat dan ketentuan berlaku).

Investasi ternak di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Peternakan di Wisata Kebun Kurban adalah peternakan modern. Kambing adalah ternak pilihan yang akan dibudidayakan di Pucak Maros. Ini akan mejadi peternakan kambing terbesar pertama di Indonesia khususnya Indonesia Bagian Timur.

Kambing kacang adalah ras kambing unggulan yang telah dikembangkan di Indonesia dalam waktu yang cukup lama. Selain memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik di iklim tropis di Indonesia, juga memiliki kemampuan bereproduksi yang sangat bagus.

Ini menjadi salah satu pertimbangan pemilihan kambing kacang lokal yang akan diternakkan di WisataKu Pucak Maros. Peternakan dengan luas + 80 hektar, kapasitas 12.000 ekor kambing, dikelola dengan sistem modern, diharapkan dapat memberikan nilai pengembalian investasi yang sangat menguntungkan bagi investor.

Dengan membeli satu kavling kebun kurma atau durian, maka akan mendapatkan bonus 1 ekor kambing di peternakan modern Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini.

Baca Juga: Kavling Kebun Kurma Kuljar Barhee di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Investasi di Kawasan Agrowisata Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Banyak fasilitas yang akan ada di kawasan agrowisata Wisata Kebun Kurban Pucak Maros. Fasilitas yang ada diantaranya kolam renang (laki-laki dan perermpuan terpisah), lapangan memanah, arena berkuda, rumah tahfidz, mesjid, mini zoo, resort, paintball, camp area, villa dan restaurant.

Fasilitas yang ada di kawasan agrowisata di Wisata Kebun Kurban  Pucak Maros akan diatur dan dikelola oleh Tim Ahli WisataKu. Fasilitas-fasilitas komersial, seperti restoran, villa, kolam renang dan lain-lain tentunya akan mendatangkan income.

Hasil sewa atau pengelolaan fasilitas-fasilitas ini akan menjadi penghasilan tambahan bagi perusahaan. Sedangkan bagi investor di Wisataku, dengan membeli kavling kebun durian atau kurma, akan mendapatkan fasilitas masuk free (gratis) di WisataKu.

Penutup

Untuk informasi selanjutnya tentang investasi kebun dan ternak Pucak Maros ini silahkan hubungi 081242132004. Juga silahkan isi form gathering (www.arrayyan.co.id/form-wisataku) bagi investor yang berminat menyaksikan penanaman perdana Kurma Kuljar Barhee dan Durian. Sampai ketemu di acara Gathering Akbar 30 September 2018.

Kavling Kebun Kurma Kuljar Barhee di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Kavling kebun kurma Pucak Maros menggunakan “konsep 4 in 1”, yaitu  menggabungkan konsep peternakan, perkebunan, agrowisata dan properti dalam satu kawasan. Perkebunan di Pucak Maros ini terdiri dari kavling kebun kurma dan kavling kebun durian. Khusus untuk kurma, varietas yang akan dikembangkan adalah kurma kuljar (kultur jaringan) barhee.

Prof. Dr. Ir. Elkawakib Syam’un, MP sebagai narasumber saat acara grand launching Wisata Kebun Kurban, 4 Februari 2018 di Hotel Harper Makassar, memaparkan jenis kurma yang ditanam. Saat itu, beliau menjelaskan jenis kurma KL01 menjadi pilihan yang akan dikembangkan WisataKu Pucak Maros.

Setelah melihat perkembangan tanaman kurma tropis khususnya kurma dalam setahun terakhir, beliau sebagai tim ahli khusus yang menangani perkebunan di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros mengganti pemilihan jenis kurma. Pemilihan jenis kurma kali ini adalah kurma kuljar barhee.

Kavling Kebun Kurma Pucak Maros

Kebun kurma kuljar barhee di Pucak Maros ini, dibagi per petak atau kavling. Kavling kebun kurma ini berukuran 7 meter x 15 meter. Dalam satu kavling akan ada 2 pohon kurma.

Kavling kebun kurma Pucak Maros dengan tanaman kurma tropis dataran rendah, mampu berbuah  lebih cepat (3-4 tahun), buah yang terbentuk lebih cepat manis, dan produktivitas tinggi (1 pohon menghasilkan 50-300 kg).

Produksi Kurma Kuljar Barhee Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Produksi kurma kuljar barhee Wisataku Pucak Maros ini, 1 pohon dapat menghasilkan 50-300 Kg di tahun pertama. Peningkatan produksi mengalami peningkatan setiap tahun. Di tahun ke-4 dapat mencapai 25%, tahun ke-5 mencapai 50%, tahun ke-6 mencapai peningkatan 100% dan seterusnya.

Dengan asumsi produksi rata-rata panen (diambil produksi terendah) 50 Kg/pohon kurma. 100 pohon kurma kuljar barhee dalam lahan 1Ha, maka akan menghasilkan 5.000 Kg di tahun pertama. Kisaran harga kurma kuljar barhee per kg adalah Rp. 250.000,- sampai Rp. 300.000,-. Asumsi ditetapkan harga Rp. 300.000,-/kg, maka akan memberikan hasil sebanyak Rp. 1.5.000.000,- (satu milyar lima ratus ribu rupiah), per 1Ha lahan.

Kawasan Agrowisata Kurma Kuljar Barhee Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Daerah-daerah di Sulawesi Selatan secara umum, dan di Maros (Pucak) khususnya berpotensi untuk dijadikan kawasan agrowisata. Kawasan agrowisata yang cocok di Pucak Maros ini adalah perkebunan. Saat ini, di Pucak Maros ada kawasan wisata teaching farm.

Wisata Kebun Kurban Pucak Maros diharapkan menjadi kawasan agrowisata selanjutnya. Perkebunan kurma dan durian Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ditanam pada lahan seluas +113 Ha. Ini membuat cluster kebun kurma kuljar barhee ini berpotensi untuk dijadikan kawasan agrowisata.

Agrowisata kurma kuljar barhee WisataKu Pucak Maros ini akan menjadi wisata kebun kurma pertama di Indonesia Timur.

Konsep Investasi Kavling Kebun Kurma Pucak Maros

Di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros, kavling kebun kurma kuljar barhee bisa dimiliki oleh investor. Ukuran kavling 7 x 15 meter, dengan 2 pohon kurma kuljar barhee. Selain memperoleh legalitas yaitu sertifikat hak milik atas kavling ukuran 7 x 15 meter atas nama investor, juga akan mendapatkan bonus satu ekor kambing.  Kambing ini akan diternakkan di peternakan modern.

Dengan 2 pohon kurma dan satu ekor kambing, investor akan mendapatkan bagi hasil. Konsep bagi hasil ini juga membuat investor akan aman dengan investasinya, karena seluruh aset perkebunan dan peternakan akan dikapitalisasi (dihitung kemudian dibagi bersama seluruh pemilik aset).

Tambahan benefit yaitu fasilitas masuk free (gratis) di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros. Kawasan agrowisata kebun durian dan kebun kurma WisataKu ini dengan berbagai fasilitasnya berhak dinikmati oleh investor sebagai pemilik kavling (syarat dan ketentuan berlaku).

Penanaman Perdana Kurma Kuljar Barhee Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Penanaman perdana Kurma Kuljar Barhee akan dilaksanakan pada acara Gathering Akbar 30 September 2018. Silahkan isi form gathering (www.arrayyan.co.id/form-wisataku) bagi investor yang berminat. Sampai ketemu di Lokasi saat acara Gathering Akbar.

Peternakan Kambing Kacang Lokal Modern di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Wisata Kebun Kurban yang berlokasi di Pucak Maros adalah salah satu proyek dengan konsep perkebunan dan peternakan pertama dan terbesar di Indonesia Timur. Kambing yang diternakkan di peternakan kambing modern Pucak Maros ini adalah kambing lokal dengan varietas kambing kacang.

Peternakan dibuat dengan konsep modern dan dikelola oleh para ahli peternakan. Dr. Muhammad Ihsan Andi Dagong dari Universitas Hasanuddin sebagai penanggung jawab  peternakan kambing kacang lokal ini.

Peternakan Kambing Modern Pucak Maros - Jenis Kambing Kacang Lokal di Wisata Kebun Kurban

Luas lahan peternakan modern di Pucak Maros + 80 ha dengan kapasitas 12.000 ekor. Peternakan dikelola dengan system smart integrated farm. Sistem ini dikelola secara terpadu dan berorientasi pada ekologis, mengintegrasikan beberapa sektor seperti pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan. Hasil sistem ini adalah peningkatan nilai ekonomi, tingkat efisiensi dan produktifitas tinggi.

Saat acara grand launcing wisata kebun kurban, di Hotel Harper Makassar tanggal 4 Februari 20108 lalu, dijelaskan oleh Nia Kartika Putri selaku Direktur Marketing Wisata Kebun Kurban, konsep peternakan yang ada di Pucak Maros akan mengikuti peternakan modern yang ada di luar negeri seperti Jepang.

Peternakan Kambing Modern Pucak Maros

Peternakan kambing modern Pucak Maros memilih kambing kacang lokal yang akan diternakkan. Di pulau Jawa, kambing ini dinamakan kambing Jawa. Kambing kacang/kambing Jawa ini  adalah ras unggul kambing yang dikembangkan pertama kali di Indonesia. Badan kambing kecil, tinggi badan untuk kambing betina hingga 56 sentimeter, sedangkan tinggi kambing jantan 60 sentimeter hingga 65 sentimeter.

Pemilihan kambing kacang di Peternakan Pucak Maros adalah kambing ini dapat berproduksi di tahun pertama (sekali melahirkan 1-2 anak). Kambing kacang lokal ini juga dapat hidup di dataran rendah dan tinggi dengan suhu rata-rata 27-30oC. Dengan pakan rumput odot, indigofera (60-80% lahan ternak) dan persentase kematian 5% per tahun.

Produksi Kambing Kacang Lokal Wisataku Pucak Maros

Rata-rata produksi kambing kacang lokal di Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini 2 kali per 1,5 tahun. Dengan produksi anak kambing 3 ekor dalam 1,5 tahun. Misal ada 100 ekor yang akan diternakkan, maka akan ada 600 anak kambing dalam 1.5 tahun pertama. Dengan harga Rp. 1.000.000,- / ekor dengan umur kambing kacang lokal ini 7-12 bulan, maka hasil Rp. 600.000.000.- dapat diperoleh dalam tahun ketiga  (tahun pertama dan kedua fokus pada pembangunan infrastruktur, penyediaan pakan dan lain-lain).

Produksi kambing kacang lokal Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini akan terus meningkat seiring bertambahnya populasi kambing dalam area peternakan (in farm).

Kawasan Peternakan Modern plus Kawasan Agrowisata Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Peternakan kambing modern Pucak Maros ini juga terintegrasi dengan perkebunan (kavling kebun durian dan kavling kebun kurma). Total lahan + 200 ha  dengan rincian perkebunan seluas +113 Ha dan peternakan +80 ha. Dengan lahan seluas ini, kawasan di Pucak Maros diharapkan menjadi kawasan agrowisata perkebunan dan peternakan juga untuk penelitian.

Peternakan Wisata Kebun Kurban Pucak Maros diharapkan menjadi tempat penelitian. Ini diperuntukkan bagi mahasiswa khususnya mahasiswa peternakan dam kedokteran hewan. Juga bagi para ahli yang ingin melakukan penelitian untuk karya ilmiah dan kebutuhan ilmiah lainnya. Obyek penelitian bisa lebih fokus pada kambing kacang lokal.

Konsep Investasi Peternakan Kambing Kacang Lokal Wisataku Pucak Maros

Investor dapat berinvestasi di peternakan kambing kacang lokal modern Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini. Kambing kacang lokal ini dapat dimiliki oleh investor. Caranya dengan berinvestasi sebagai pemilik lahan kavling kebun kurma atau kavling kebun durian, maka secara atomatis akan memiliki 1 ekor kambing di Wisata Kebun Kurban. Jadi selain dapat memiliki sertifikat hak milik kavling kebun kurma atau durian, juga dapat mendapatkan bagi hasil dari peternakan kambing ini.

Hasil peternakan ini akan dikapitalisasi bersama dengan pemilik lahan lainnya (pemilik kambing). Jumlah +9.000 ekor kambing yang ada dipeternakan (kapasitas peternakan 12.000 ekor) dapat membuat investor mendapatkan pengembalian modal lebih cepat (return on investment), bahkan dapat memperoleh passive income.

Survey Lokasi Peternakan Modern Wisata Kebun Kurban Pucak Maros

Investor dapat melakukan survey lokasi peternakan modern kambing kacang lokal Wisata Kebun Kurban Pucak Maros ini pada Gathering Akbar 30 September 2018. Di acara gathering Akbar juga akan dilakukan penanaman perdana durian dan kurma. Bagi investor yang berminat, silahkan isi form gathering disini (www.arrayyan.co.id/form-wisataku) dan dapatkan hadiah dari kami (Arrayyan Agency). Sampai ketemu di Pucak Maros saat acara Gathering Akbar.